tengah malam dalam kamarnya yang tinggi nangkring aja di atas kusen jendela yang lebar. kala yang lain meringkuk terpejam dan memanja di tengah malam, ia malah menikmati dingin angin basah dari gerimis yang lama di rindukan. dia yang bersyukur nggak lagi berinteraksi dg rumah dan isinya. dia yang membayangkan apa yg di lakukan teman2nya di kejauhan sana. yang mimpinya nggak pernah utuh. yang hampir bego oleh rangsangan2 kecil. akrab sekali dg kesendirian. hingga sering merindukan.
itu 4 tahun yg lalu
yang ini dari friendster juga. ku tulis tanggal 20 juli 2008.
aku mengingat masa PKL dulu. kesendirian yang mengawal masa lepasnya keinginan bocah, saat diri mulai ingin di akui. kesendirian di masa remaja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar